Tim Dosen Fisika FMIPA Unhas Gelar Pelatihan di Kabupaten Bone

Tim Dosen Fisika FMIPA Unhas menggelar pelatihan dalam rangka Pengabdian Masyarakat di SMAN 3 Bone

Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Fisika FMIPA Unhas melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMAN 3 Bone, Sabtu (2/8/2019).

Kegiatan  yang diketuai Dr. Arifin, MT mengambil tema “Pelatihan Rancang Buat LED Running Text Berbasis Mikrokontroler untuk Meningkatkan Kewirausahaan Siswa SMAN 3 Bone”.

Pelatihan yang dimulai pada pukul 9.00 Wita ini, dibuka langsung  Kepala SMAN 3 Bone Drs. A. Abd. Gaffar, MM dilanjutkan dengan ceramah ilmiah oleh Prof. Dahlang Tahir, M.Si. dengan materi “Energi Baru dan Terbarukan”.

Setelah itu Prof. Bualkar Abdullah, M.Eng.Sc tampil dengan materi “Elektronika Digital” dan Prof. Syamsir Dewang, M.Eng.Sc. dengan materi “Kewirausahaan”.

Kegiatan dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 Wita dengan materi “Pelatihan Rancang Buat LED Running Text Berbasis Mikrokontroler” yang dipimpin langsung ketua tim dan dibantu  Muh. Amzar, M.Sc. dan Ida Laila dengan jumlah peserta sekitar 70 orang dari siswa dan guru.

Pelatihan berjalan dengan lancar, siswa dan guru membuat rangkain LED dan LCD dengan tulisan berjalan yang diatur di komputer dan dilanjutkan dengan pelatihan pengontrolan LED Running Text berbasis mikrokontroler dengan pengaturan tulisan di smartphone.

Kegiatan yang didanai dari dana hibah PKM LP2M Unhas berakhir pada pukul 16.00. Acara penutupan ditandai dengan penyerahan hasil karya siswa berupa LED Running Text berbasis Mikrokontroler dengan tulisan selamat datang di SMAN 3 Bone yang diatur melalui smartpone. Hasil karya tersebut dipajang di sekolah dan dapat dijadikan sebagai alat praktikum siswa SMAN 3 Bone.

Berita disadur dari http://beritakotamakassar.fajar.co.id/berita/2019/08/07/tim-dosen-fisika-fmipa-unhas-gelar-pelatihan-kabupaten-bone/

Pengukuhan Guru Besar Fisika Unhas

Departemen Fisika kembali mengukuhkan dua guru besar di pertengahan tahun 2019. Pertama, Prof. Dr. Tasrief Surungan, M.Sc. dengan membawa orasi ilmiah berjudul “Studi Perubahan Fase Orde II untuk Pengembangan Fisika Teoretik dan Penemukenalan Material Maju Teknologi Masa Depan”. Yang kedua adalah Prof. Dr. Bualkar Abdullah, M.Eng.Sc dengan membawa orasi ilmiah berjudul “Pengembangan Bahan Penyerap Radiasi Gelombang Elektromagnetik untuk Kemaslahatan Umat Manusia”.

Dalam orasinya, Prof. Dr. Tasrief Surungan, M.Sc. memaparkan tentang kajian teoretik perubahan fase model magnetik yang bertujuan menemukan keberadaan sistem magnetik berunjuk kerja tinggi menggunakan konsep mekanika klasik dan kuantum serta fisika statistik dengan piranti utama metoda komputasi. Kajian tersebut penting bagi pengembangan material maju, dimana keberadaan sifat-sifat material dimungkinkan diprediksi sebelum ditumbuhkan di laboratorium. Di samping itu kajian teoretik juga sangat penting bagi pengembangan teori baru dalam bidang terkait, misalnya fisika partikel dan fisika komputasi.

Sementara itu, Prof. Dr. Bualkar Abdullah, M.Eng.Sc. dalam orasinya membahas tentang pentingnya pengembangan bahan penyerap radiasi gelombang elektromagnetik. Di antaranya adalah paparan radiasi gelombang eletromagnetik dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan resiko seminimal mungkin, bahan penyerap dapat dibuat dengan menggunakan bahan komposit yang memiliki koefisien dielektrik dan ketebalan yang dapat diatur sesuai kebutuhan serta dapat digunakan sebagai pelindung energi radiasi, antenna Wifi untuk informasi komunikasi, dan pengembangan teknologi anti radar untuk keamanan dan pertahanan.

Pengukuhan ini dihadiri oleh langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Dalam sambutannya, beliau mengharapkan ilmu dari kedua guru besar yang baru dapat dimanfaatkan di tengah masyrakat, tidak hanya dalam skala nasional tetapi juga dalam skala internasional. Hingga saat ini Universitas Hasanuddin telah memiliki 390 guru besar dan menjadi universitas dengan jumlah guru besar terbanyak di Indonesia. Semoga dengan tambahan guru besar ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan Universitas Hasanuddin di masa depan, terkhusus untuk Departemen Fisika.