Home » 2012 » November

Monthly Archives: November 2012

Tasrief Surungan terpilih sebagai Nakhoda Baru Fisika

Hari Senin lalu, Tgl 19 November 2012 digelar pemilihan ketua Jurusan Fisika untuk periode 2013-2017. Acara yang dihadiri oleh sebagian besar staf pengajar Jurusan Fisika, termasuk Prof. Dadang Ahmad Suriamihardja, yang kini menjabat sebagai WR I UNHAS berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Jurusan yang kini mengasuh dua Prodi ini, Fisika dan Geofisika dan satu Konsentrasi (Fisika Medik) memiliki 36 Staf pengajar aktif, lima di antaranya sedang melaksanakan program doktor. Sebelum pemilihan, Ketua Jurusan yang sedang menjabat, Prof. Halmar Halide, menyampaikan capaian Jurusan. Indikator kemajuan seperti rerata lama studi mahasiswa
menurun dari sekitar 5.1 tahun pada awal periode menjadi 4.8 tahun pada akhir periode; Jumlah hibah penelitian yang dimenangkan oleh staf Jurusan Fisika juga mengalami peningkatan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Usai pemaparan capaian oleh Ketua Jurusan, pemilihan Ketua dan Sekretaris untuk periode berikutnya dilangsungkan. Dari 23 staf pengajar yang hadir, 16 suara memilih paket Dr. Tasrief Surungan dan Syamsuddin, M.Si. Sisanya memilih paket Dr. Muhammad Hamzah dan Sridewi Astuti Ilyas, M.Si. dan satu suara abstain. Pelantikan Ketua dan Sekretaris Jurusan Fisika yang baru akan dilaksanakan dalam beberapa pekan ke depan. Selamat buat Ketua dan Sekretaris yang baru, semoga dapat membawa Jurusan Fisika mencapai visinya sebagai salah satu Jurusan Fisika Terbaik di Tanah Air.
(Adm01).
~
~

Fisika Mengabdi Di Bulukumba

Akhir pekan lalu, tepatnya Tanggal 17-18 November 2012,
sejumlah staf dosen Jurusan Fisika melaksanakan pengabdian masyarakat
di desa Salassa’e, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba.
Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis programs
studi kali ini mengambil tema “Pemanfatan Limbah Daun Cengkeh
Menjadi Minyak Atsiri”. Desa Salassae, yang berjarak sekitar 30 km dari kota Bulukumba memang tercatat sebagai salah satu daerah penghasil cengkeh di Sulawesi-Selatan. Kegiatan yang diformat dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan ini menampilkan lima nara sumber, masing-masing Prof. Abdul Wahid Wahab, Prof.Halmar Halide, Dr. Tasrief Surungan, Dr. Dahlang Tahir dan
Sridewi Astuti Ilyas, M.Sc. Topik-topik yang dibawakan oleh para narasumber disambuat antusias oleh warga. H. Jamaluddin, BSw, Kepala Desa Salassae, mengakui bahwa dengan pelatihan dan penyuluhan ini,
daun cengkeh yang selama ini tidak termanfaatkan dapat menjadi sumber penghasilan baru masyarakat.

Prof. Wahab yang juga adalah dekan FMIPA dalam merespon pertanyaan warga menjanjikan akan membuatkan prototipe rumah produksi untuk pembuatan minyak atsiri dari limbah daun cengkeh.
Usaha ini sangat prospektif sebab minyak atsiri merupakan salah satu produk ekspor unggulan Nasional, sebagaimana diulas Dr. Tasrief Surungan yang membawakan materi aspek bisnis minyak atsiri.

Ketua rombongan Dr. Dahlang Tahir yang merupakan putra asli Bulukumba kelahiran Salassae dan berpengalaman dalam riset pembuatan minyak atsiri meyakinkan warga masyarakat bahwa mengungkaplan bahwa realisasi prototipe rumah produksi yang disebutkan bukanlah hal sulit. Dalam waktu dekat, tim yang
dipimpinya akan membuat rancangannya untuk selanjutnya dapat dibangun di Bulukumba, demikian pungkas doktor jebolan negeri Ginseng Tahun 2010 ini. (adm01)